Showing posts with label nusantara. Show all posts
Showing posts with label nusantara. Show all posts

Monday, August 15, 2016

Macam macam alat musik nusantara

Macam macam alat musik nusantara


Angklung Jawa barat Indonesia

sumber gambar: prayogandoet.blogspot.com
Alat musik adalah suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang dapat menghasilkan suara dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh seorang musisi, dapat disebut juga sebagai alat musik. Walaupun demikian, istilah ini umumnya diperuntukkan bagi alat yang khusus ditujukan untuk musik. Dan bidang ilmu yang mempelajari alat musik disebut organologi.
Sebelum mengetahui lebih dalam lagi mengenai organologiada baiknya kita mengenal dulu berbagai macam alat musik yang ada di dunia. Berikut beberapa alat musik yang ada diseluruh dunia tersebut.

Alat musik benua Afrika

Alat musik tradisional Afrika
sumber gambar: kembangpete.com

Udu

Udu merupakan alat musik perkusi yang dimainkan dengan cara ditabuh, alat musik ini berasal dari Nigeria, Afrika. Sebenarnya, Udu merupakan sebuah bejana yang terdapat lubang di salah satu sisinya yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan air dan makanan. Selain, berfungsi sebagai tempat penyimpanan, Udu juga digunakan sebagai salah satu instrumen musik utama di berbagai negara di Afrika. Biasanya Udu terbuat dari tanah liat maupun bebatuan. Namun, pada umumnya Udu yang terbuat dari tanah liat bisa menghasilkan suara yang lebih bagus, tetapi mudah pecah karena rapuh.

Kalimba

Kalimba atau yang disebut juga dengan thumb piano (piano jempol) adalah alat musik jenis perkusi versi modern, hasil inovasi dari alat musik tradisional afrika, yaitu mbira.

Mbira

Dalam musik Afrika, Mbira (Likembe, Mbila, piano Thumb ,Mbira Huru, Mbira Njari, Mbira Nyunga Nyunga, Karimbao atau Kalimba) merupakan alat musik yang terdiri dari papan kayu yang terhuyung kunci logam yang terpasang.

Marakas

Marakas atau dalam bahasa asing disebut juga sebagai Maracas, Maracax’a, Maraca’ Mbara’ka, di kategorikan dalam alat musik perkusi. Pada masa lampau instrumen ini dimainkan secara tunggal, biasanya sebagai media penyembuhan dalam banyak prosesi ritual hampir di seluruh Afrika, Amerika Selatan dan Karibia.

Djimbe

Djimbe atau yang disebut juga dengan Djembe merupakan salah satu alat musik perkusi ritmis yang paling populer diseluruh dunia. Menurut salah seorang peneliti alat musik, Djimbe merupakan hasil kreasi orang di Sierra Leone, Afrika. Menurut dia, cikal bakal dari Djimbe sendiri juga berakar dari Sangba.

Vuvuzela

Alat Musik Khas Afrika Vuvuzela sering menjadi bahan omongan dan perdebatan / kontroversi. Vuvuzela merupakan alat musik khas Afrika yang awalnya terbuat dari tanduk Antelop atau Kudu. Alat musik ini sering digunakan sebagai alat untuk mengumumkan adanya upacara adat atau acara-acara meriah di Afrika Selatan.


Alat musik benua Eropa

Seni pertunjukan musik ala eropa
sumber gambar: suharto60.wordpress.com

Lyra

Alat musik Lyra mulai dikembangkan pada abad ke-8, dan mendekati kesempurnaan pada abad ke-14. Lyra sering dikenal dengan nama Rahmenharfe (Harpa berbingkai) sedangkan di Inggris dan Irlandia dikenal sebagai Chythara Anglica.

Leier

Leier dikenal sebagai pelopor gitar abad ke-5, kemudian mengalami penyempurnaan pada abad ke-7/9 ke bentuk bulat (hampir sama dengan bentuk sekarang). Alat musik ini sering dikenal juga dengan namaCythara Teutonica.

Psalterium

Alat musik ini pertama kali dikenal pada abad ke-9, yang juga merupakan sebagai bentuk awal dari Zither. Lalu sekitar abad ke-13/14 berkembang lagi dengan mekanisme alat pukul yang kemudian lebih dikenal sebagai Clavicymbal.

Dudelsack

Dudelsack atau yang sering disebut juga seruling dengan tabung kulit binatang sebagai simpanan udara (seruling skotlandia).


Alat musik benua Asia

Angklung Jawa barat Indonesia
sumber gambar: prayogandoet.blogspot.com

Gambus

Gambus merupakan alat musik petik yang berbentuk seperti mandolin dan berasal dari Timur Tengah. Biasanya paling sedikit gambus dipasangi 3 senar dan paling banyak 12 senar.

Gendang

Gendang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Indonesia. Gendang biasanya terbuat dari kayu berukuran sedang yang tengahnya dilubangi dan kedua sisinya ditutup menggunakan kulit sapi, kambing, ataupun kerbau. Selain itu, ada berbagai macam jenis gendang yang dikelompokkan berdasarkan ukurannya.

Tabla

Tabla merupakan instrumen musik perkusi yang paling populer di India (dari keluarga membranofon). Alat musik ini biasa dipakai dalam musik klasik Hindustan serta dalam musik populer dan peribadatan.

Koto

Koto merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Jepang. Alat musik ini hampir mirip dengan Zheng dari China, Yatga dari Mongolia, Gayageum dari Korea dan juga Djan Tranh dari Vietnam. Ukuran Koto sendiri sekitar 180 cm (71 inch) panjang, dan terbuat dari kayu Kiri (Paulownia tomentosa).

Yueqin

Nama lain dari Yueqin adalah gitar bulan, bulan-sitar, gekkin, la Qin atau laqin. Ini adalah alat musik tradisional yang berasal dari China. Legenda menyebutkan, jenis gitar ini sudah ada dari zaman dinasti Qin.


Alat musik dari benua Amerika

Alat musik dan aliran musik ala amerika
sumber gambar: referensibisnis.com

Guiro

Alat musik guiro, multi guiro, torpedo merupakan ragam labu dan tiruan labu kering dengan aneka macam guratan pada kulit luarnya. Alat musik ini juga hampir mirip dengan marakas yang berasal dari Peru.

Drum kayu dan kulit

Alat musik drum kayu dan kulit merupakan alat musik peningggalan dari suku indian aztek , maya, dan inca. Tak banyak informasi yang aku dapatkan tentang alat musik ini, karena kurangnya informasi yang meng-explore tentang alat musik ini.

Claves

Claves merupakan alat musik yang terbuat dari pasangan kayu keras yang kemudian dimainkan dengan cara saling di pukulkan antara satu dengan yang lainnya. Lebih mirip dengan kentongan yang ada di Indonesia, bedanya alat musik ini nggak ada lubang resonansinya seperti halnya kentongan.

Demikian yang dapat aku sampaikan, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasanmu. Jangan lupa untuk membaca juga macam-macam alat musik ritmis.



download now

Read More

Artikel Terbentuknya Jaringan Nusantara

Artikel Terbentuknya Jaringan Nusantara


Terbentuknya Jaringan Nusantara
            Nusantara terdiri atas beribu-ribu pulau yang dibatasi oleh laut. Oleh karena itu, nenek moyang kita pandai melaut. Kepandaian melaut yang di dukung oleh letak nusantara yang strategis , membuat bangsa asing masuk nusantara.

            Pada masa kerjaan Hindu – Buddha, nusantara telah mengadakan hubungan pelajaran dan penguasaan perairan. Pembentukan armada laut yang kuat guna melakukan pengawasan dan invasi-invasi menjadi factor penting untuk menguasai jalur perdagangan. Dimasa sriwijaya dan majapahit. Kemampuan penguasaan perairan mendapat perhatian yang sangat baik. Itu mendorong terjadinya penyatuan politik dan wilayah yang dipisahkan oleh lautan. Pemerintah pusat dapat melakukan pengawasan wilayah kekuasaan da control politik. Sriwijaya dan majapahitlah yang memiliki andil besar dalam penyatuan antar pulau di nusantara pada masa lalu

            Perkembangan penguasaan perairan lambat laun membentuk jaringan antar daerah. Di daerah-daerah penghasil komoditas mulai dibangun  pelabuhan-pelabuhan kecil. Komoditas dari daerah kemudian dikirim kepelabuhan-pelabuhan besar yang menjadi pusat perdagangan dan pengawasan. Akhirnya berkembang jaringan perdagangan dan pengawasan yang berada di nusantara. Jaringan ini mengakomodasi perdagangan dan pemerintah. Hubungan pemerintah menjadi saling menguntungkan kerajaan kecil atau daerah kekuasaan mendapat keuntungan berupa perlindungan , keamanan, kebanggan karena menjadi bagian kekuasaan yang besar, dan tentu saja dapat memasarkan hasil alamnya

            Jalur sutra yang dianggap tidak efektif lagi membuat jalur perdagangan antar Tiongkok dan India di pindahkan melalui jalur laut. Perdagangan keduanya merupakan bagian dari  dagang yang didapatkan dari Tingkok  akan disalurkan lagi ke Eropa. Karena peralihan jalur perdagangan menggunakan perairan, membuat penduduk Nusantara mendapat berkah tersendiri. Nusantara yang dilewati kapal-kapal pedagang harus di intergrasikan dalam jalur perdagangan internasional tersebut. Selat malaka menjadi gerbang penting dalam perdagangan internasional.

            Kian terbukanya jalur niaga selat malaka dengan perdagangan dunia international , jaringan perdagangan antar bangsa masa Hindhu – Buddha. Pada masa itu, selat malaka merupaka jalur penting dalam pelayaran dan perdagangan bagi pedagang-pedagang yang melintasi Bandar-bandar penting di sekitar samudra Indonesia dan teluk Persia. Selat tersebut merupakan jalur laut yang menghubungkan Arab dan India di Barat Laut Nusantara. Jalur ini merupakan Gerbang pelayaran yang di kenal dengan sebutan “Jalur Sutra)

            Kehidupan penduduk di sepanjang selat malaka menjadi sejahtera melalui proses integrasi perdagangan dunia yang melewati jalur tersebut. Mereka lebih terbuka secara Sosial Ekonomi untuk menjalin hubungan niaga dengan pedagang asing yang melintasi jalur tersebut


            Selama masa Hindhu – Buddha di samping kian terbukanya jalur niaga selat malaka dan perdagangan dunia Internasional jaringan perdagangan, budaya antar bangsa dan penduduk di Indonesia juga berkembang pesat, terutama terhubung oleh jaringan laut jawa hingga kepulauwan Maluku. Secara tak langsung juga terintegrasikan dengan jaringan ekonomi dunia yang terpusat di sekitar selat malaka, dan sebagian dipantai barat Sumatra seperti Barus. Komoditas penting pada saat into adalah rempah-rempah seperti, kayu manis, cengkeh, pala.


download now

Read More