Showing posts with label karena. Show all posts
Showing posts with label karena. Show all posts

Saturday, September 17, 2016

Kisah Orang orang yang Masuk ISLAM Karena Ilmu Pengetahuan Part II

Kisah Orang orang yang Masuk ISLAM Karena Ilmu Pengetahuan Part II



Assalamualaikum..

Hehe, yap. Ini adalah lanjutan dari post sebelumnya sob. ;) Sebelumnya, thanks ya udah mau baca.. :D
Alhamdulillah nih, bisa nerusin category Ajaib Love Islam ini.. hahaha *ngakak bangga*
Yaudah, Langsung aja ya sob, sok, atuh..



Masuk ISLAM karena pengetahuan tentang embrio dan proses penciptaan manusia (Ditemukan RALAT Di kolom komentar)

 

 

Al Muminuun : 12, 13, 14


Bagaimana bisa orang-orang yang hidup sekitar tahun 7 masehi bisa mengetahui proses penciptaan manusia?? Ya, jawabannya ada dalam Al Qur’an (QS : Al Mu’minuun 12, 13, 14)

Prof. Keith L. Moore MSc, PhD, FIAC, FSRM, FAAA ( << buset, banyak bet.. :O wkwk) mengakui kebenaran ayat tersebut yang baru bisa diketahui pada ilmu sains modern. :@

Menurut Dr. Moore, ilustrasi tentang fetus (embrio yang telah berkembang) di dalam uretus (peranakan) baru mun­cul pertama kali pada abad ke-15 M oleh Leonardo da Vinci. Padahal jauh sebe­lum itu, pada abad ke-2, Gallen pernah menggambarkan ihwal plasenta dan selaput-selaput janin dalam buku On the Formation of the Foetus, namun jauh berbeda dengan yang diuraikan pada abad ke-7 M. Kala itu para ahli kedok­ter­an telah mengetahui bahwa embrio manusia berkembang dalam uterus. Te­tapi tidak seorang pun yang mengetahui bahwa perkembangan tersebut berlang­sung secara bertahap. Malah pada abad ke-15 pun belum didiskusikan, apalagi di­gambarkan. Setelah mikroskop di­temu­kan oleh Leeuwenhook pada abad ke-11, barulah uraian tentang tahapan-tahapan permulaan embrio ayam mulai diselidiki para ahli.

 
Setelah menjadi janin, barulah kita mulai berbentuk..

Pengetahuan mengenai pentahapan embrio manusia tidak terbayangkan hing­ga abad ke-20 ketika Streetes (1941) dan O’Rahilly (1972) pertama kali mengembangkan sistem pentahapan. Lebih-lebih tentang tiga lipat kegelapan, ternyata dimaksudkan kepada tiga pe­lapisan. Yaitu dalam lapisan dinding perut, dinding rahim, dan selaput janin.

Jadi, dari pengertian etimologis, “alaqah”, yang biasanya diterjemahkan dengan “segumpal darah”, lebih condong pe­nger­tiannya kepada “pengisap darah”, yaitu lintah. Tidak ada penjelasan yang lebih tepat ketika  embrio berada pada tahap ini (7-24 hari) selain seperti lintah meng­gelantung di kulit, baik keadaannya yang seolah menggelantung di dinding uterus maupun sumber hidupnya se­bagaimana sumber makanan lintah dari darah manu­sia yang ditempelnya. Begitu pula janin. Sumber darahnya adalah dari darah  ibu. Ajaib, jika janin dalam ta­hap­an ini diper­besar menggunakan mikros­kop, bentuk­nya memang menyerupai lintah. Allahu Akbar..!!

Mengingat pada abad ke-7 belum ada mikroskop atau kaca pembesar, pengetahuan tentang embrio manusia yang laksana lintah itu tidak mungkin berasal dari manusia. Dari siapa lagi kalau bukan dari Allah SWT?

Beberapa alasan ilmiah yang tidak terbantahkan itu akhirnya membuat Dr. Keith L. Moore takluk di bawah Al-Qur’an dan menyerahkan dirinya bulat-bulat da­lam pelukan Islam. ;)


http://www.masuk-islam.com/inilah-alasan-kenapa-profesor-keith-l-moore-masuk-islam.html


Masuk ISLAM karena pengetahuan syaraf2 pada kulit manusia



An Nisa : 56


Nah, yang satu ini berasal dari ayat Al Quran tentang peringatan terhadap azab-Nya, yaitu An Nisa : 56

Dahulu, para ilmuwan mengatakan bahwa yang merasakan sakit pada tubuh hanyalah otak, namun hal ini ditentang oleh penemuan baru oleh seorang ahli farmakologi Thailand, Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand.

Beliau menyatakan diri masuk islam justru setelah membaca makalah Profesor Keith Moore juga. Dia mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. :#

Kulit manusia terdiri dari beberapa lapisan, Allah sediakan setiap lapisan dengan struktur tertentu yang membantu dalam melindungi manusia dan sensasi panas dan kesejukan. Jadi lapisan bawah kulit mengandung syaraf, darah lewat di dalamnya dan bertanggung jawab dari rasa sakit dan sensasi panas.


jaringan kulit skin
Jaringan Kulit


Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Hypodermis / Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferentdan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.

Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firma

download now

Read More

Tuesday, August 30, 2016

Kisah Orang orang yang Masuk ISLAM Karena Ilmu Pengetahuan

Kisah Orang orang yang Masuk ISLAM Karena Ilmu Pengetahuan



Assalamu’alaikum..

Halo sob. Mumpung masih suasana lebaran nih. :D Tapi ngga kerasa ya, udah ngelewatin Ramadhan lagi.. :) Anyway, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN. Maafin ane kalo banyak salah ya sob. ;)

Oke, in this post, ane cuma mau sekedar sharing aja sih. Ngingetin juga, bahwa sebagai muslim, sebagai orang Islam nih.. Kita patut bangga loh..

(Loh? Bangga kenapa jis?) :f Ya bangga lah, karena Islam itu adalah agama yang logis, dan rasional. Islam mengajarkan kita untuk berpikir dan mengharuskan kita untuk terus menuntut ilmu. Maka kalau kita mau berfikir “walaupun” sedikit saja, kita akan menemukan kebenaran dalam islam. :@

Betapa istimewanya orang berilmu di mata islam. Nabi Muhammad SAW sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, mendorong untuk mencarinya, memuji orang-orang yang menguasainya, dan memuliakan orang yang mengamalkannya.

Banyak orang-orang di luar sana yang menemukan islam lewat proses berpikir. Nah, termasuk beberapa orang di bawah ini nih, yang menemukan islam dari ilmu pengetahuan yang dimilikinya. ;)

Wallahua’lam juga sih, mereka bener-bener mualaf apa enggak..

Tapi yang lebih penting, ini membuktikan bahwa memang hanya Allah lah sumber dari segala ilmu, segala pengetahuan, Yang Maha Pintar lagi Maha Mengetahui.. Ilmu kita dibanding ilmu Allah hanya “Setetes air di tengah samudera”, bahkan kurang dari itu. Maka dari itu, berdoa yuk, “Ya Allah Ya Rabb, ampunilah segala kesombongan-kesombongan kami”. Aamiin.

Well, daripada kelamaan, langsung aja nih ya. Monggo. ;)

Eh iya, sory kalo ini ane jadiin beberapa part. Biar enak bacanya, biar nggak boros loading juga. :D hehehe. Doain juga ye, biar bisa lanjut terus nulis nih di category Ajaib Love ISLAM ini. ;)


Masuk ISLAM setelah penelitian terhadap ber-wudhu


Wudhu


Setiap perintah ALLAH tentu memiliki hikmah kebaikan dibaliknya. Nah, termasuk berwudhu nih.

Prof. Leopold Werner von Ehrenfels menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu. Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan. Bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Dan pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. :f

Dari sinilah ia menemukan hikmah dibalik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudhu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan. Dengan senantiasa membasuh air segar pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka berarti orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat saraf nya. :@

Ahli syaraf/neurologist juga telah membuktikan dengan air wudhu yang mendinginkan ujung-ujung syaraf jari-jari tangan dan jari-jari kaki berguna untuk memantapkan konsentrasi pikiran. Dan setelah dihitung-hitung, ternyata terdapat 493 titik reseptor pada anggota wudhu.. MasyaAllah, padahal kita saja “minimal” melakukan wudhu itu 5 kali setiap hari. Allahu Akbar, luar biasa.. :@


Contoh titik akupuntur telapak tangan


Tapi sesungguhnya yang paling penting dari wudhu ialah kekuatan simboliknya, yakni memberikan rasa percaya diri sebagai orang yang ‘bersih’ dan sewaktu-waktu dapat menjalankan ketaatannya kepada Tuhan, seperti mendirikan shalat, menyentuh atau membaca mushaf Al Quran. Wudhu sendiri akan memproteksi diri untuk menghindari apa yang secara spiritual merusak citra wudhu, dan menghindari untuk berbuat dosa. ;)

Rasulullah SAW saja selalu menjaga keabsahan wudhu-nya. Dan Rasulullah SAW juga menyatakan, wajah orang yang berwudhu itu akan senantiasa bercahaya. “Umatku nanti kelak pada hari kiamat bercahaya muka dan kakinya karena bekas wudhu”. Jadi, Rasulullah akan mengenali umatnya nanti pada hari kiamat, karena bekas wudhu. Allahu Akbar.

Dan pada akhirnya prof. Leopold pun memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels. ;)


http://roniafriza.blogspot.com/2012/12/ilmuan-peneliti-wudhu-masuk-islam.html


Masuk ISLAM setelah meneliti suara tumbuhan-tumbuhan yang ber-tasbih


Al Israa : 44


QS : Al Israa’ 44, diatas akhirnya terbukti oleh (Alm.) Prof. William Brown yang memimpin sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian menemukan fenomena aneh pada suatu tumbuhan. Mereka berhasil mendeteksi dan merekam adanya suara/denyutan halus yang keluar dari suatu tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia biasa. Kemudian menganalisis denyutan atau detik suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah)ke sebuah Oscilloscope. Ternyata denyutan itu berulang lebih dari 1000 kali tiap detiknya. :x

Leaf

Pihaknya juga telah menyerahkan hasil penelitian tersebut ke universitas-universitas dan pusat-pusat kajian di Amerika dan Eropa, dan tetap tak ada yang sanggup menafsirkannya.

Pada kesempatan terakhir, fenomena tersebut dihadapkan dan dikaji oleh para pakar dari Britania. Tapi setelah 5 hari, para ilmuwan tersebut angkat tangan mengenai fenomena tersebut. Tak seorang pun bisa menafsirkannya. Dan kebetulan dalam pertemuan itu hadi

download now

Read More